Kenali Ciri Seseorang Kecanduan Gim Online
Tidak semua orang yang bermain gim online
masuk dalam kategori kecanduan. Bermain gim online bisa sebagai cara
untuk bersenang-senang, menghilangkan stres, atau mengisi waktu luang.
“Kita tidak boleh mengatakan bahwa semua yang memainkan game dikatakan kecanduan atau gangguan mental”, tutur praktisi kesehatan jiwa dari Departemen Psikiatri FKUI Jakarta, Kristiana Siste mengutip rilis Sehat Negeriku dari Kementerian Kesehatan.
Itu sebabnya penting mengetahui kategori yang mana sekadar hiburan atau sudah kecanduan gim online.
Beberapa waktu lalu World Health Organizations (WHO) menetapkan kecanduan game atau game disorder ke dalam versi terbaru International Statistical Classification of Diseases (ICD) sebagai gangguan mental untuk pertama kalinya. Dalam versi terbaru ICD-11, WHO menyebut bahwa kecanduan gim merupakan disorders due to addictive behavior atau gangguan yang disebabkan oleh kebiasaan.
“Kita tidak boleh mengatakan bahwa semua yang memainkan game dikatakan kecanduan atau gangguan mental”, tutur praktisi kesehatan jiwa dari Departemen Psikiatri FKUI Jakarta, Kristiana Siste mengutip rilis Sehat Negeriku dari Kementerian Kesehatan.
Baca Juga
- Kenali Faktor Penyebab Anak Kecanduan Gim Online
- Beberapa Pakar Ragu Bila Kecanduan Gim Termasuk Gangguan Mental
- Kecanduan Gim Ditetapkan WHO Sebagai Bentuk Gangguan Mental
Beberapa waktu lalu World Health Organizations (WHO) menetapkan kecanduan game atau game disorder ke dalam versi terbaru International Statistical Classification of Diseases (ICD) sebagai gangguan mental untuk pertama kalinya. Dalam versi terbaru ICD-11, WHO menyebut bahwa kecanduan gim merupakan disorders due to addictive behavior atau gangguan yang disebabkan oleh kebiasaan.
Siste
menerangkan seseorang disebut mengalami kecanduan gim online bila
memenuhi kriteria yang telah ditetapkan WHO, yaitu adanya perilaku
berpola dengan karakteristik sebagai berikut:
1) Ada gangguan kontrol untuk melakukan permainan tersebut (tidak dapat mengendalikan diri).
2) Lebih memprioritaskan memainkan permainan tersebut dibandingkan dengan aktivitas yang seharusnya lebih diutamakan.
3) Intensitasnya semakin meningkat dan berkelanjutan meskipun ada konsekuensi atau dampak negatif yang dirasakan.
4) Perilaku berpola tersebut menyebabkan gangguan yang bermakna pada fungsi pribadi, keluarga, sosial, pendidikan dan area penting lainnya.
5) Pola tersebut sudah berlangsung selama 12 bulan.
Bila seseorang sudah dampai tahap kecanduan biasanya menunjukkan gejala putus perilaku, yakni apabila dihentikan kesenangannya (bermain gim) maka akan timbul energi negatif, mulai dari kesal, marah-marah, mengancam orang lain, bahkan menyakiti diri sendiri.
1) Ada gangguan kontrol untuk melakukan permainan tersebut (tidak dapat mengendalikan diri).
2) Lebih memprioritaskan memainkan permainan tersebut dibandingkan dengan aktivitas yang seharusnya lebih diutamakan.
3) Intensitasnya semakin meningkat dan berkelanjutan meskipun ada konsekuensi atau dampak negatif yang dirasakan.
4) Perilaku berpola tersebut menyebabkan gangguan yang bermakna pada fungsi pribadi, keluarga, sosial, pendidikan dan area penting lainnya.
5) Pola tersebut sudah berlangsung selama 12 bulan.
Bila seseorang sudah dampai tahap kecanduan biasanya menunjukkan gejala putus perilaku, yakni apabila dihentikan kesenangannya (bermain gim) maka akan timbul energi negatif, mulai dari kesal, marah-marah, mengancam orang lain, bahkan menyakiti diri sendiri.
Comments
Post a Comment