Nintendo Kabulkan Permintaan Terakhir Gamer Main Super Smash Bros Ultimate
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
Baru-baru ini, Nintendo mengabulkan salah satu gamer setianya untuk memainkan gim Super Smash Bros Ultimate lebih awal.
Adapun gamer tersebut adalah Chris Taylor. Diketahui, Taylor
didiagnosis menderita osteosarkoma, suatu penyakit kanker tulang sejak
tiga tahun yang lalu.
Setelah melalui pertarungan yang melelahkan, ia pun memutuskan untuk menghentikan perawatannya di awal tahun ini.
Sadar tidak memiliki umur yang panjang, Taylor pun mem-posting keinginannya untuk bermain gim Super Smash Bros Ultimate (rilis Desember 2018) kemungkinan besar tak akan terwujud.
Baca Juga
Gara-Gara Perang Dagang, Jack Ma Gagal Buka 1 Juta Lowongan Kerja di AS
Ingin Ganti Nama Akun Instagram Kamu? Tips Berikut Patut Dicoba
Wikipedia Bahasa Indonesia di Tengah Pusaran Politik
Tak butuh waktu lama, Nintendo pun melihat posting-an Taylor di Twitter dan memutuskan untuk mewujudkan keinginannya.
Dikutip dari laman The Next Web, Minggu (23/9/2018),
perwakilan Nintendo langsung mengunjungi Taylor dan memberikan
kesempatan untuk memainkan demo gim tersebut.
Walau hanya sebatas versi demo, selama 3 jam lebih Taylor dan dua orang temannya bermain gim yang Nintendo ungkap pada ajang E3 2018.
Bukan yang Pertama
Gabe Marcela bermain versi awal Breath of the Wild di markas utama Nintendo of America.
Informasi, setahun yang lalu Nintendo juga mengabulkan salah satu gamer setianya untuk bermain gim The Legend of Zelda: Breath of the Wild lebih awal.
Ia adalah Gabe Marcela, pria berumur 26 tahun yang menderita cacat jantung bawaan. Demikian dikutip dari laman Waypoint via Ubergizmo, Jumat (10/2/2017).
Menurut sang ibu, setiap hari Gabe berjuang keras untuk hidupnya dan peluncuran Breath of the Wild menjadi alasan ia berjuang keras untuk tetap hidup dan ingin memainkan gim itu.
Mendengar kabar tersebut, Nintendo pun menerbangkan Gabe dan ibunya
ke markas besar Nintendo Amerika. Di sana ia berkesempatan untuk
memainkan demo The Legend of Zelda: Breath of the Wild lebih dari 30 menit.
Namun nahas, Gabe meninggal dunia pada 14 Januari 2017, beberapa pekan setelah ulang tahunnya yang ke-27.
(Ysl/Jek)
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
Comments
Popular posts from this blog
Jakarta - Industri game lokal merupakan salah satu sub-sektor ekonomi kreatif yang penting di Indonesia. Saat ini, pendapatan yang didulang dari industri game terus meningkat setiap tahunnya. "Tahun 2015 itu USD 321 juta (Rp 4,7 triliun), tahun 2016 itu USD 704 juta (Rp 10,4 triliun), tahun 2017 itu USD 882 juta (Rp 13,1 triliun)," kata Deputi Infrastruktur Bekraf, Hari Santosa Sungkari saat peluncuran game ShellFire di Telkomsel Smart Office, Jakarta, Senin (1/10/2018). Namun, tidak dapat dielakkan kalau game-game yang mendominasi di kalangan gamer Indonesia masih merupakan game yang dikembangkan developer luar negeri. Baca juga: Bekraf Game Prime 2018 Diklaim Lebih Berkualitas Untuk itu, Hari mengajak developer game lokal untuk mengangkat tema yang menunjukkan kearifan lokal membedakan karyanya dengan game asing. "Saya selalu bilang kepada game devel...
Pokemon Go memiliki lebih dari 500 juta pemain setia di sebagian besar negara di dunia. Meski jadi gim mobile terpopuler di dunia, nyatanya Pokemon Go dilarang di Tiongkok hingga saat ini. Dalam wawancara terbaru, John Hanke, CEO Niantic Labs, mengatakan, "Kami benar-benar ingin membawa gim (Pokemon Go) agar dapat dimainkan di Tiongkok." Guna mewujudkan rencananya tersebut, Niantic Labs akhirnya bermitra dengan perusahaan teknologi internet kenamaan Tiongkok, yakni NetEase. Demikian yang dikutip dari laman Gamerant , Kamis (4/1/2018). BACA JUGA Didukung AR+ Milik Apple, Pokemon Go Kini Tampil Lebih Nyata Redmi Note 5 Bakal Dibekali Prosesor Snapdragon 632 dan RAM 4GB? Pria Tak Bersalah Tewas karena Ulah Gamer Call of Duty: WW2 Sekadar informasi, Tiongkok memiliki kebijakan yang ketat jika ada perusahaan asing ingin meluncurkan berbagai macam produk mereka di negara ini. Meski sudah menembus "tembok" penghalang yang tebal tersebut, m...
Gandeng Tencent, Activision Siap Rilis Gim Call of Duty Versi Mobile Jakarta Penerbit gim, Activision, sedang bersiap untuk meluncurkan seri terbaru Call of Duty pada November 2018, yaitu Call of Duty: Black Ops 4 . Meski sedang sibuk mempersiapkan Black Ops 4 , perusahaan ternyata memiliki rencana untuk seri Call of Duty ini. Dikutip dari laman Gamerant , Senin (6/8/2018), Activision baru saja mengumumkan gim Call of Duty versi mobile sudah dirilis. Baca Juga Shaq Fu: A Legend Reborn Resmi Rilis di Android dan iOS Samsung Galaxy Note 9 Bakal Dukung Memori 1TB? Ingin Hindari Jalur Ganjil-Genap di Jakarta? Kamu Patut Coba Aplikasi Ini Sayang, gim tersebut masih baru tersedia untuk gamer yang bertempat tinggal di Tiongkok. Untuk peluncuran Call of Duty di pasar Tiongkok, Activision bekerja sama dengan salah satu perusahaan teknologi kenamaan di Tiongkok, yakni Tencent. Diketahui, gim ini dikembangkan oleh studio gim kenamaan yang membua...
Comments
Post a Comment