SEA Games 2019 Akan Pertandingkan Gim Dota 2 dan League of Legends
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
Meski hanya sebatas cabor (cabang olahraga) eksibisi di Asian Games 2018, eSports nyatanya mendapatkan sambutan yang luar biasa dari warga Indonesia ataupun negara peserta ajang tersebut.
Melihat hal tersebut, Federasi eSports Asia (AeSF) giat mendorong wacana sebagai cabang olahraga prestasi di SEA GAmes 2019 Manila.
Jika ada enam gim yang dipertandingkan di Asian Games 2018, rencananya SEA Games tahun depan bakal mempertandingkan Dota 2, League of Legends (LOL), dan satu gim lain yang belum diungkap.
Baca Juga
380 Ribu Data Pelanggan Diretas dari Situs Web British Airways
Smartphone 6,5 Inci Apple Kantongi Nama iPhone XS Max?
"Dota 2 sangat populer di Filipina. Karenanya, mereka jelas
punya peluang besar untuk meraih medali emas di nomor ini," kata ketua
IeSPA, Eddy Lim, yang dikutip dari Bola.com, Jumat (7/9/2018).
"Tak hanya itu, Filipina memiliki atlet eSports handal
pada nomor tersebut. Saya sendiri berharap jumlah nomor yang
dipertandingkan bisa bertambah dari tiga menjadi lima atau enam judul,"
katanya.
Peluang Besar di Hearthstone dan Clash Royale
Pemain
Indonesia, Sumarandak Ridel alias BenZerRidel bertanding menghadapi
pemain Cina, Huang Chenghui alias Lciopdi di nomor final Clash Royale
eSports Asian Games 2018 di Britama Arena Jakarta, Jakarta, Senin
(27/8). (ANTARA FOTO/INASGOC/Ady Sesotya)
Pria yang akrab dipanggil koh Eddy itu berharap, fakta atlet Indonesia meraih emas di Clash Royale dan perak di Hearthstone pada Asian Games 2018.
Ia berharap dua atlet andalan Indonesia, Ridel "Benzer" Sumarandak (Clash Royale) dan Hendry "Jothree" Handisurya (Hearthstone), dapat turun berlaga di SEA Games 2019 dan mempersembahkan medali emas.
"Kalau SEA Games 2019 mengkompetisikan hanya tiga nomor, salah satu
dari nomor andalan itu akan tidak dipertandingkan sehingga menjadi
kerugian buat Indonesia."
"Namun, semua sangat tergantung bukan hanya pada level persaingan
yang mau dihindari tuan rumah tapi juga kepentingan industrial," kata
lelaki berkacamata itu.
Pertimbangan Kepentingan Industri
Presiden
Federasi Olahraga Elektronik Asia (AESF), Kenneth Fok, bertekad
mewujudkan impian eSports untuk dipertandingan di Olimpiade 2020.
(Bola.com/Zulfirdaus Harahap)
Lebih lanjut, kepentingan industrial yang dimaksud adalah mengenai
terlibatnya sejumlah pengembang gim dalam penentuan pemilihan judul gim
eSports yang dipertandingkan di Asian Games 2018 dan SEA Games 2019.
Sokongan dana penyelenggaraan kompetisi dari para pengembang, seperti Tencent (League of Legends, Arena of Valor) atau Konami (Pro Evolution Soccer, Winning Eleven) di Asian Games 2018, misalnya, adalah salah satu alasan kenapa beberapa nomor tertentu dipertandingkan.
Kira-kira apa judul gim ketiga yang bakal dipertandingkan di SEA Games 2019? Tunggu perkembangannya di sini ya guys.
Reporter: Darojatun
Sumber: Bola.com
(Ysl)
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
Comments
Popular posts from this blog
Jakarta - Industri game lokal merupakan salah satu sub-sektor ekonomi kreatif yang penting di Indonesia. Saat ini, pendapatan yang didulang dari industri game terus meningkat setiap tahunnya. "Tahun 2015 itu USD 321 juta (Rp 4,7 triliun), tahun 2016 itu USD 704 juta (Rp 10,4 triliun), tahun 2017 itu USD 882 juta (Rp 13,1 triliun)," kata Deputi Infrastruktur Bekraf, Hari Santosa Sungkari saat peluncuran game ShellFire di Telkomsel Smart Office, Jakarta, Senin (1/10/2018). Namun, tidak dapat dielakkan kalau game-game yang mendominasi di kalangan gamer Indonesia masih merupakan game yang dikembangkan developer luar negeri. Baca juga: Bekraf Game Prime 2018 Diklaim Lebih Berkualitas Untuk itu, Hari mengajak developer game lokal untuk mengangkat tema yang menunjukkan kearifan lokal membedakan karyanya dengan game asing. "Saya selalu bilang kepada game devel...
PSM Makassar dan MU Mengheningkan Cipta untuk Korban Lion Air JT-610 Madura United (MU) dan PSM Makassar memulai pertandingan Liga 1 2018 dengan mengheningkan cipta untuk korban jatuhnya pesawat Lion Air JT-610. Foto: Repro A+ A- BANGKALAN - Madura United (MU) dan PSM Makassar memulai pertandingan Liga 1 2018 dengan mengheningkan cipta untuk korban jatuhnya pesawat Lion Air JT-610. Pesawat dengan rute penerbangan Jakarta- Pangkal Pinang tersebut jatuh di perairan Karawang, Senin (29/10/2018) pagi WIB. Jelang laga di Stadion Bangkalan, Senin (29/10) sore, kedua tim membentuk lingkaran di area kick-off. Selain anggota tim, perangkat pertandingan, serta seluru penonton yang memadati stadion mengeningkan cipta dipimpin wasit. Gelandang serang andalan kedua tim, Zah Rahan dan Willem Jan Pluim, yang turun sebagai starter juga ambil bagian dalam mengeningkan cipta. Seperti kita ketahui, Madura United juga menggandeng Lion Air sebagai salah satu sponsor tim mereka mus...
Jakarta - Bagi pemain gim Mobile Legends , salah satu cara untuk bisa menang di mode Classic atau pun Ranked adalah mengetahui kombinasi hero terbaik yang digunakan. Dari sekian banyak hero yang biasa kamu pilih, nyatanya ada sejumlah karakter mematikan ketika tampil berdua atau duet. Namun, tak semua hero bisa di duetkan secara sembarangan. Terlebih lagi tiap season kemampuan masing-masing hero akan mengalami perubahan. Alhasil, kemampuan hero ketika tampil duet pun akan mengalami perubahan. Baca Juga Android Pie Sambangi Pixel Lebih Dulu, Samsung dkk Kapan? Sukses Meluncur, Satelit Merah Putih Siap Beroperasi Bulan Depan 5 Fakta Momo Challenge yang Hebohkan Warganet Lantas, siapa duet hero terbaik di Mobile Legends pada Season 8 ini? Tanpa panjang lebar, simak informasinya berikut ini. 1. Martis-Angela Menjadi hero paling sering di banned di mode Draftpick, Martis memang salah satu karakter paling berbahaya ketika berhadapan dengan...
Comments
Post a Comment